Team
TeamBRI SUPER LEAGUEDewa UnitedTactical Deep Dive

Stabilitas dan Konsistensi

Episode 2 dari Dewa United 2023/2024 Full Season Review

Oleh TepianLapang Editorial29 Mei 20243 min read
Stabilitas dan Konsistensi

Berdasarkan data Transfermarkt.com, skuad Dewa United adalah urutan ke-7 termuda di BRI Liga 1 2023/2024 dengan rerata usia 26,0 tahun. PSIS Semarang adalah tim termuda dengan rerata 23,9 tahun.

Di edisi kali ini, mari kita bedah secara mendalam skuad Dewa United.

Kedalaman Skuad

Beranggotakan 30 orang di akhir musim, 25 orang mendapatkan menit bermain sedangkan 5 lagi tidak, termasuk 2 orang kiper dan 3 gelandang muda. Secara umum, selalu ada 2 pemain di setiap posisi. Hanya ada Iqbal Al Ghuzat dan Ahmad Rusadi menjadi pelapis ketiga di posisi masing-masing.

Di pertengahan musim, transfer berikut terjadi:

Masuk: OJ Porteria, Roby Darwis

Keluar: Junior Eldstal, Henhen Herdiana, Dicky Kurniawan, Ichsan Kurniawan

Tidak terlalu banyak transfer terjadi di tengah musim demi sebuah stabilitas dan konsistensi ala Coach Jan.

Perbandingan Usia dan Menit Bermain

Secara umum, konsistensi Coach Jan dalam memilih starting XI kombinasi tua dan muda terlihat dalam grafik ini.

Di putaran kedua, Brian Fatari yang baru kembali dari cedera sering menjadi pilihan utama menemani Risto Mitrevski. Agung Mannan turun menjadi pemain cadangan.

Di lini tengah, trio Ricky Kambuaya, Theo Numberi dan Dimitrios Kolovos tidak bisa diganggu gugat.

Sementara di depan, dua tempat sudah dikuasai oleh Alex Ferreira dan Egy Maulana Vikri. Satu tempat lain diperebutkan oleh OJ Porteria/Majed Osman/Ahmad Nufiandani/Feby Eka Putra.

Pemain Muda (<23 tahun)

Tiga poros utama kekuatan Dewa United ada di 3 pemain muda ini yaitu Theo Numberi, Alta Ballah dan Egy Maulana Vikri. Ketiganya menunjukkan perkembangan positif dari musim sebelumnya terutama tentang kedewasaan bermain.

Sekarang, Egy sudah bukan pemain yang akan menggiring bola sendirian untuk akhirnya menyelesaikan peluang tersebut. Kini, ia adalah kreator peluang untuk timnya. Ancaman gol dari kakinya sungguh berbahaya terbukti dari Expected Assist (xA) dan Non-Penalty Expected Goals (npxG) yang masuk kategori “Elite” di BRI Liga 1 2023/24. Musim ini adalah musim paling terproduktif dalam karirnya dengan 8 gol dan 7 assist.

Pemain Matang (24–29 tahun)

Dewa United banyak menggunakan pemain yang mendekati akhir usia puncak seperti Ricky Kambuaya, Majed Osman dan Ady Setiawan. Selain itu, andalan Coach Jan adalah pemain di awal usia puncak seperti Agung Mannan dan Brian Fatari. Tidak ada pemain yang jadi andalan di tengah-tengah usia puncak.

Khusus untuk Ricky Kambuaya, mantan punggawa Persib Bandung tersebut tidak tergantikan di lini tengah Dewa United lewat kontribusinya yang komplet. Selain menyumbang 4 gol dan 3 assist, kemampuannya untuk membawa bola secara progresif dan mengkreasikan peluang untuk timnya masuk kategori “Elite” dibandingkan gelandang lain di BRI Liga 1 2023/24. Assist yang ia buat lewat solo run saat melawan Persebaya adalah simbol kemampuan seorang Ricky Kambuaya.

Pemain Berpengalaman (>29 tahun)

Dewa United mengandalkan legiun asing berpengalaman yang berkualitas starter. Alex Ferreira, Sonny Stevens, Risto Mitrevski adalah 3 nama pertama yang tidak pernah lepas dari daftar susunan pemain di setiap pertandingan. Dimitrios Kolovos hampir selalu starter di paruh pertama namun mulai kehilangan tempat dengan digesernya Egy ke tengah dan Ahmad Nufiandani atau Feby Eka menempati posisi sayap kanan.

Junior Eldstal tidak maksimal di paruh pertama dan kemudian dilepas di paruh kedua untuk digantikan oleh OJ Porteria, seorang winger asal Filipina yang sudah malang melintang di sepak bola Asia Tenggara. Dalam 10 pertandingan saja, ia dapat mencetak 3 gol.

Namun, bintang utamanya tetap Alex Ferreira. 36% gol Dewa United berasal dari kakinya. Sebuah musim terproduktif yang pernah ia miliki dan membuatnya ada di Top 3 daftar pencetak gol terbanyak. Dari grafik berikut, dapat dilihat bahwa peran Alex adalah membuat gol dengan duel udara sebagai salah satu senjatanya.

Best XI

Dilihat dari total menit bermain sepanjang musim, berikut adalah best XI dari Dewa United musim ini.

Namun, jika dilihat dari putaran kedua saja, maka Brian Fatari dan Feby Eka akan masuk menggantikan Agung Mannan dan Majed Osman.

Stabilitas yang terjaga dan konsistensi dalam hal pemilihan pemain adalah salah dua faktor yang membuat melambungnya prestasi Dewa United hingga ke peringkat 5 Regular Series BRI Liga 1 2023/24

Dari Tepi,

29 Mei 2024

Baca Juga